Bandara Labuan Bajo Pintu Masuk Saksikan Satwa Komodo

Bandara Labuan Bajo Pintu Masuk Saksikan Satwa Komodo
Bandara Labuan Bajo


Bandara Labuan Bajo atau yang lebih dikenal dengan Bandar Udara Komodo, nama ini diambil dari ikon satwa langka yang juga adalah binatang purba yang masih ditemukan hidup hingga sekarang ini. Selain itu, komodo juga ditetapkan sebagai hewan yang dilindungi dan hanya dapat ditemukan di Indonesia.


Kadal raksasa komodo ini mendiami kawasan Taman Nasional Komodo. Termasuk dalam kawasan taman nasional ini ialah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Kini, pulau-pulau itu tak sekedar jadi habitat komodo, tapi juga dibuka untuk para wisatawan.


Daya tarik utamanya tak sekedar melihat langsung hewan purba ini dari dekat. Kita juga bisa menikmati keindahan alam di Flores, Nusa Tenggara Timur. Pulau-pulau tempat berdiamnya komodo telah lama dikenal karena keindahan alam terutama pantai-pantainya yang mengagumkan.


Untuk bisa berwisata keliling Taman Nasional Komodo, pintu masuknya adalah bandara Labuan Bajo atau Bandara Komodo. Bandara ini sendiri dulunya bernama Bandar Udara Mutiara II. Lokasinya ada di Kota Labuan Bajo, Pulau Flores. Demi kenyamanan para pengunjung, bandara ini telah mengalami proses pengembangan berkelanjutan.



Mau Liburan Anda Lebih Berkesan? Awali di Bandara Labuan Bajo


Pengembangan yang dilakukan di Labuan Bajo airport terutama dari segi fasilitas. Telah tersedia fasilitas kesehatan, landasan pacu dengan penambahan lampu pada sekeliling landasan, bea dan cukai serta imigrasi.


Maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara ini di antaranya adalah Garuda Indonesia, Aviastat Mandiri, NAM Air, Susi Air, Wings Air, TransNusa Aviation Mandiri serta Trigana Air Service. Rata-rata maskapai ini melayani rute Denpasar/Bali, Ende, Kupang, Jakarta, Bima hingga Maumere.


Begitu sampai di Labuan Bajo, perjalanan dapat langsung diteruskan ke lokasi tujuan yang diinginkan. Kita bisa menuju Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, Manta Point dan aneka tempat wisata lainnya. Titik awal keberangkatan ini terutama penting diketahui jika kita baru pertama kali berwisata ke Taman Nasional Komodo.


Labuan Bajo Airport Sebagai Titik Awal Keberangkatan Menuju Taman Nasional Komodo


Lokasi wisata yang paling sering jadi tujuan wisatawan begitu tiba di Labuan Bajo ialah Taman Nasional Komodo. Ini tidak mengherankan mengingat komodo memang jadi daya tarik dan alasan utama wisatawan datang jauh-jauh ke Labuan Bajo.


Komodo memiliki nama latin Varanus komodoensis dan hanya akan ditemukan di habitat aslinya yaitu Taman Nasional Komodo. Taman nasional ini sendiri terdiri dari tiga pulau utama yaitu Pulau Komodo, Pulau Padar serta Pulau Rinca. Di sekelilingnya ada juga pulau-pulau kecil lain seperti Pulau Bidadari, Pulau Kelor, Pulau Rubah dan lain-lain.


Wilayah daratnya seluas 603 km persegi dan totalnya seluas 1817 km persegi. Terdapat sedikitnya 277 spesies hewan dari Asia serta Australia, termasuk di antaranya adalah mamalia, burung hingga reptil. Kawasan ini juga menjadi rumah bagi 253 spesies terumbu barang serta 1000 spesies ikan.


Pada 1991, Taman Nasional Komodo secara resmi dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Sementara pada 2011, Taman Nasional Komodo terpilih sebagai salah satu dari New 7 Wonders of Nature bersama Pulau Jeju, Hutan Amazon, Teluk Halong, Sungai Bawah Tanah Puerto Pricessa, Air Terjun Iguazu serta Table Mountain.


Walau daya tarik utamanya adalah komodo, namun objek-objek wisata di sekitarnya juga turut menarik minat banyak wisatawan. Mulai dari pulau-pulau yang termasuk dalam kawasan taman nasional hingga pulau-pulau kecil di sekitar yang tidak dihuni komodo.


Labuan Bajo Bandara dan Objek Wisata di Sekitarnya


Ada banyak objek wisata yang berada di sekitar Labuan Bajo bandara, baik yang termasuk kawasan Taman Nasional Komodo maupun bukan. Berikut adalah beberapa di antaranya.


1. Pulau Komodo


Pulau Komodo tak akan lepas dari wisata komodo. Aktivitas utama di sini adalah mengamati satwa komodo dari jarak dekat. Selain komodo, terdapat juga aneka satwa lain seperti babi hutan, rusa dan burung. Aktivitas lain yang dapat dilakukan pengunjung adalah pendakian, penjelajahan, berburu foto hingga menyelam.


2. Pulau Rinca


Tempat utama untuk melihat komodo dari jarak dekat justru adalah Pulau Rinca. Ini karena ukurannya lebih kecil dibanding Pulau Komodo, sehingga menemukan komodo di sini akan terasa lebih mudah.


Selain komodo, wisatawan juga bisa menyaksikan rusa timur, monyet ekor panjang, kerbau liar, kuda liar hingga aneka jenis burung. Di sini juga terdapat hutan bakau serta padang savana. Aktivitas lain yang dapat dilakukan di samping pengamatan hewan ialah penjelajahan.


3. Pulau Padar


Daya tarik utama Pulau Padar ialah bukit-bukitnya yang terjal dan cukup menantang. Kegiatan utama yang biasa dilakukan wisatawan di sini ialah mendaki bukit alias hiking. Wisatawan yang gemar petualangan tentu akan sangat menyukai wisata di Pulau Padar.


Begitu sampai di atas bukit, jangan lupa untuk mengabadikan momen lewat foto. Latar belakang pantai, laut dan kaki bukit yang indah akan mempercantik feed Instagram.


Bahkan, kepopuleran Pulau Padar diawali dari unggahan para wisatawan di akun media sosial masing-masing. Dari situlah akhirnya pulau kecil ini makin dikenal dan diincar sebagai tujuan wisata.


4. Pulau Bidadari


Pulau Bidadari termasuk dalam salah satu pulau kecil di sekitar kawasan Taman Nasional Komodo. Tidak ada komodo yang menghuni pulau ini sehingga relatif aman bagi para pengunjung. Daya tarik utamanya ialah keindahan serta ketenangannya. Kita akan bisa menghabiskan waktu dan bersantai dengan nyaman di sini.


Julukan lain Pulau Bidadari ialah Pulau Pasir Putih karena pasir pantainya yang memiliki warna putih jernih. Selain itu, tempat ini juga cocok sebagai lokasi menyelam bagi kita yang masih tergolong amatir. Tidak perlu khawatir akan ombak maupun arus air karena terbilang aman sehingga cocok bagi kita yang baru belajar menyelam.


5. Pulau Kelor


Dari bandara Labuan Bajo, kita juga bisa mengunjungi Pulau Kelor yang terbilang masih natural serta belum banyak tersentuh oleh peradaban modern. Pulaunya berukuran kecil dengan pasir pantai berwarna putih serta tetumbuhan menghijau di sekeliling pantainya. Destinasi ini terbilang sangat cocok bagi kita yang menyukai ketenangan.


6. Pantai Pink


Objek wisata lain yang tak kalah populer di sekitar kawasan Taman Nasional Komodo ialah Pantai Pink. Dinamai demikian karena memang pasir pantainya memiliki warna merah muda. Konon, warna ini terjadi sebagai akibat dari percampuran pasir putih di pantai dengan serpihan karang yang berwarna merah muda.


Di dunia ini hanya ada 7 pantai dengan warna pasir merah mudah, di mana 2 di antaranya ada di Indonesia. Satu pantai ada di Lombok dan satunya lagi di Flores. Kegiatan utama yang dapat dilakukan di antaranya adalah berenang, berjemur, snorkelling atau sekedar jalan-jalan di pinggir pantai.


7. Pulau Kanawa


Kanawa Island Inilah surga kecil yang bisa kita temui tak jauh dari bandara labuan bajo. Pantainya dihiasi pasir putih nyaris tanpa cela, terumbu karangnya sangat eksotis dan lanskapnya terbilang istimewa. Keindahan ini menjadikannya sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan kala berkunjung ke Taman Nasional Komodo.


8. Taka Makassar


Jika kita menginginkan melihat sesuatu yang terbilang unik di Flores, maka jawabannya sudah pasti adalah Taka Makassar. Tempat ini adalah sebuah pulau pasir yang uniknya hanya akan muncul di saat laut tengah dalam posisi surut. Ukurannya pun sangat mungil, hanya sebesar lapangan sepakbola.


Keunikan ini yang menjadikan banyak wisatawan mengincar untuk datang ke Taka Makassar. Mereka ingin melihat langsung keunikan pulau mungil ini. Aktivitas utama yang dapat dilakukan ialah berfoto dan mengabadikan momen. Segera pulang sebelum pasang karena ketika air pasang, pulau akan menghilang di bawah air.


9. Manta Point


Sensasi liburan yang beda dari yang lain bisa didapat jika kita mengunjungi Manta Point. Di sini, kita bisa menyelam bersama manta ray, ikan pari raksasa. Tentunya ini merupakan pengalaman yang tak akan dilewatkan bagi siapa pun.


Manta Point terutama telah banyak dikenal di telinga penyelam amatir maupun profesional. Bahkan, tempat ini disebut sebagai surganya para penyelam.


Tidak mengherankan memang, karena hanya di sini kita bisa merasakan kegiatan menyelam bersama sekawanan ikan pari raksasa. Tidak perlu khawatir karena ikan-ikan pari ini tidak membahayakan.


Jika hendak berlibur kemari, jangan lupa untuk membawa kamera bawah air. Tidak lengkap rasanya apabila menyelam di Manta Point namun tak sempat mengabadikan momen. Pastikan juga baterai kamera masih penuh agar kita bisa membidik banyak momen.


10. Goa Batu Cermin


Goa Batu Cermin atau Mirror Cave ialah sebuah gua yang terkenal karena keunikan dan keajaibannya. Permukaan dinding gua tampak seperti cermin yang memantulkan cahaya.


Waktu terbaik untuk datang kemari adalah pada siang menjelang sore agar kita bisa mendapat pengalaman dan pemandangan terbaik. Panorama yang ditawarkan juga sangat memanjakan.


Jika kita hendak berlibur ke Taman Nasional Komodo melalui bandara Labuan Bajo, maka ada beberapa hal yang wajib jadi pertimbangan. Hal-hal ini terkait kenyamanan dan keamanan selagi berlibur.


1. Pesanlah tiket transportasi dan akomodasi sejak jauh-jauh hari


Taman Nasional Komodo telah dikenal tak hanya di telinga wisatawan lokal namun juga mancanegara, sehingga sudah pasti banyak orang berbondong-bondong datang kemari, terutama di musim liburan. Pastikan kita sudah mendapat tiket sebelum hari keberangkatan agar tak terlunta-lunta.


2. Pastikan kita membawa cukup perbekalan terutama saat menuju lokasi wisata yang akan terpencil


Sebagai contoh adalah, bawalah minum dan makanan secukupnya saat menuju Taka Makassar yang merupakan pulau pasir sebesar lapangan sepakbola, sehingga sudah pasti tidak akan ditemukan penjual makanan di sana.


3. Jika hendak berkeliling kawasan Taman Nasional Komodo, kita harus ditemani seorang ranger


Tugas ranger tak sekedar memandu jalan namun juga menghalau komodo yang datang mendekat. Keamanan akan makin terjamin selagi berlibur jika bersama ranger ini. Ada biaya khusus yang harus dikeluarkan jika menyewa jasa ranger.


4. Jangan lupa untuk membawa pulang sampah minuman dan makanan, jangan ditinggalkan di tempat wisata


Kebersihan tempat wisata bukan hanya tanggung jawab pengelola dan petugas kebersihan, namun juga kita sebagai wisatawan yang datang berkunjung. Lokasi wisata yang bersih tentu menambah daya tariknya bagi para wisatawan.

0 Komentar