12 Fakta Unik yang Harus Kamu Tahu Sebelum Travelling ke Bromo

Beberapa waktu yang lalu, Saya sangat bersyukur berkesempatan untuk bisa mewujudkan impian Saya travelling ke bromo. Ini tentunya menjadi pengalaman pertama Saya berada di area jawa timur. Beruntungnya, banyak hal unik yang saya temui saat travelling di bromo.

12 Fakta Unik yang Harus Kamu Tahu Sebelum Travelling ke Bromo


Kali ini Saya bermaksud untuk membagi pengalaman Saya terkait fakta-fakta yang Saya temui saat mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penasaran? Oke, berikut ini Fakta Unik yang Harus Kamu Tahu Sebelum Travelling ke Bromo.


1. Gunung Bromo berada di perbatasan 4 kabupaten

Selama ini kita tahunya kalau gunung bromo itu adanya di Malang. Tapi sebenarnya, lokasi gunung bromo ini rupanya berbatasan dengan 4 kabupaten sekaligus. Diantaranya kabupaten Lumajang, kabupaten Malang, kabupaten Pasuruan dan kabupaten Probolinggo.


2. Masyarakat yang mendiami wilayah gunung bromo bernama suku tengger

Suku asli yang mendiami gunung bromo ini bernama suku tengger. Itu sebabnya kenapa lokasi wisata bromo dinamakan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.


3. Suku tengger mayoritas beragama hindu

Sewaktu Saya dan teman – teman dijemput dari hotel menuju bromo. Sebelum naik ke penanjakan bromo, kami sempat singgah di rumah penduduk. Ternyata di sana sama sekali tidak ada suara adzan. Bahkan jangankan suara adzan, rupanya di sana juga tidak ditemukan mesjid. Dan akhirnya Saya pun tahu kalau mayoritas suku tengger beragama hindu.


4. Siapapun yang berkunjung ke bromo wajib menyewa jeep

Sayapun baru tahu hal ini, ternyata memang siapapun yang ingin berkunjung ke bromo wajib menyewa jeep. Hal ini rupanya bentuk kesepakatan masyarakat suku tengger dalam sebuah paguyuban.

Sekalipun membawa mobil pribadi, kebijakannya memang harus menyewa mobil jeep. Selain itu juga, jalanan cukup menantang. Rasanya kalau menggunakan mobil pribadi khawatir terjadi kerusakan. Tapi, kalau yang membawa motor tidak apa-apa. Asalkan tidak kelelahan dan juga bisa hati-hati, karena medan jalan cukup curam.


5. Hampir setiap satu keluarga suku tengger memiliki setidaknya 1 mobil jeep di rumahnya

Menurut tour guide yang menemani perjalanan wisata kami di bromo. Memang setiap satu keluarga suku tengger memiliki setidaknya 1 mobil jeep di rumahnya. Kemudian mobil jeep ini disewakan kepada wisatawan yang hendak berkunjung ke bromo. Upaya ini rupanya sangat baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat suku tengger, lho.


6. Mobil pribadi diperkenankan turun ke bromo saat high season

Ketika liburan panjang telah tiba dan jumlah wisatawan membludak jumlahnya, seringkali tidak ada mobil jeep yang tersisa untuk digunakan. Maka dari itu, biasanya mobil pribadi pun pada akhirnya diperkenankan untuk turun ke bromo. Namun sekali lagi yang perlu diingat, ini hanya terjadi pada saat high season saja.


7. Suku tengger terbiasa bangun dini hari untuk mengangkat sayuran dengan berjalan kaki

Saya otw dari kota malang menuju bromo pada jam 2 pagi. Namun, yang terjadi ketika mulai sampai di Bromo, Saya melihat banyak sekali para wanita suku tengger yang tengah berjalan kaki di kegelapan dini hari sambil mengangkat karung berisi sayuran.


8. 4 bulan berladang, masyarakat suku tengger bisa membeli motor x trail

Ini cukup mengejutkan bagi kami ketika pemandu mulai bercerita bahwa anak dari pemilik jeep yang kami sewa bisa membeli motor x trail dalam waktu yang cukup singkat yakni hanya dengan 4 bulan berladang.

Bisa kebayang dong ya, berapa penghasilan yang didapat dari 4 bulan berladang sampai bisa membeli motor x trail dan kebetulannya lagi saya lihat motor x trail tersebut saat saya numpang ke toilet di rumah pemilik mobil jeep tersebut


9. Terdapat Pura di area gunung bromo

Tidak jauh dari lokasi gunung bromo, kita akan melihat pura yang kokoh tegak berdiri. Pura ini adalah Pura Luhur Poten Gunung Bromo yang merupakan tempat sembahyang umat hindu.


10. Terdapat banyak tugu sesajen kecil di sepanjang jalanan bromo

Di sepanjang perjalanan melintasi area bromo, Saya melihat begitu banyak tugu kecil tempat menyimpan sesajen. Saya sendiri tidak tahu persis nama pastinya apa, namun yang saya lihat cukup banyak di area taman nasional bromo tengger semeru.


11. Bromo kerap kali digunakan sebagai tempat berkumpulnya komunitas jeep

Saya pergi ke bromo H-1 sebelum pergantian tahun baru, dan bapak Yanto yang berasal dari Suku Tengger sedikit bercerita bahwa bromo nantinya pada tahun baru akan sangat sesak karena dijadikan sebagai lokasi berkumpulnya komunitas jeep se-Indonesia.


12. Bulan yang tepat ke bromo adalah bulan Juni

Mas Dani yang menjadi tour guide saat saya mengunjungi bromo mengatakan bahwa waktu terbaik mengunjungi bromo adalah bulan Juni karena di bulan ini matahari tidak terlalu terik selain itu juga memasuki awal-awal musim kemarau. Jadi ilalangnya tumbuh banyak.

Namun, alhamdulillah meski sempat deg-degan dan takut hujan jadi gak bisa lihat sunrise di bromo tapi pada akhirnya Saya ditakdirkan ketemu banyak ilalang yang cantik jelita hihihi

Kiranya itu saja Fakta Unik yang Harus Kamu Tahu Sebelum Traveling ke Bromo dari Wisata Yuk hehehe lagi ingat-ingat lagi fakta apa saja yang didapat pas travelling ke bromo. Barangkali ada yang punya niatan traveling ke bromo, semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan cukup membantu. Terima kasih 😀

0 Komentar